Kamis, 27 Juni 2013

CARA MENGATASI KESURUPAN

CARA MENGATASI KESURUPAN

Akhir akhir ini sering kita lihat di Televisi berita kesurupan masal yang menimpa puluhan siswa-siswi SMA , SMP dibeberapa daerah di Indonesia ini. Fenomena ini cukup membuat pusing guru dan orang tua murid, mengapa hal ini sering terjadi pada akhir akhir ini. Dahulu kasus kesurupan hanya dialami oleh perorangan yang tinggal dipedesaan , dan jarang terjadi di perkotaan. Namun akhir akhir ini justru kasus ini banyak terjadi didaerah perkotaan, dalam skala yang besar. Kesurupan bukan hanya dialami satu atau dua orang tapi sampai puluhan orang dalam waktu bersamaan, sehingga cukup merepotkan pawang atau paranormal yang berusaha mengatasi kasus tersebut.

Menurut para pakar psikology kesurupan terjadi karena reaksi disosiasi atau reaksi yang mengakibatkan hilangnya kemampuan seseorang untuk menyadari realitas disekitarnya , akibat adanya tekanan fisik atau mental yang berlebihan. Umumnya kesurupan kerap menimpa orang yang jiwanya labil dan tidak mempunyai pegangan hidup yang kuat. Kebanyakan kasus kesurupan ini menimpa kaum wanita yang memang perasaannya lebih peka dan jiwanya labil.

BERBAGAI KASUS KESURUPAN MASAL DI NUSANTARA
Menurut pengetahuan yang berkembang dimasyarakat kesurupan terjadi karena adanya mahluk halus ruh atau jin yang merasuk kedalam tubuh seseorang. Kadangkala orang yang kesurupan berbicara dengan bahasa lain yang pada kenyataannya tidak dikuasai oleh orang yang kesurupan tersebut. Tekanan dan Nada suarapun berubah dari biasanya. Adakalanya orang yang kesurupan mengaku sebagai ruh nenek moyangnya , penunggu pohon , rumah atau tempat tertentu, atau salah seorang tokoh masyarakat dimasa lalu.
Banyak orang yang tertipu oleh ucapan orang yang kesurupan tersebut menyangka itu betul ruh nenek moyangnya, semua itu adalah tipu daya golongan Jin yang merasuk kedalam tubuh orang yang kesurupan. Dalam Qur’an dikatakan bahwa Ruh orang yang sudah meninggal tidak bisa berhubungan dengan orang yang masih hidup , karena antara mereka dengan kehidupan manusia dipisahkan oleh dinding yang amat kuat (barzakh) sebagaimana disebutkan dalam surat Al Mukminun ayat 99-100.

99- (Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata: “Ya Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia),
100- agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampai hari mereka dibangkitkan (Al Mukminun 99-100)

Peristiwa kesurupan terjadi akibat Jin yang masuk kedalam tubuh manusia mempengaruhi fikiran dan gerak tubuh orang tersebut. Jin biasanya masuk melalui ubun –ubun hingga separuh badan atau sepenuh tubuh. Jika ia masuk separuh badan Jin hanya menguasai bagian atas tubuh , ia berbicara dan menggerakan tangannya sesuai dengan keinginan Jin tersebut. Orang yang dirasuki Jin tersebut bisa mendengar ucapan yang keluar dari mulutnya namun tidak berdaya untuk menahan lidahnya dari mengucapkan kata kata yang dinginkan mahluk Jin yang merasukinya, ia juga tidak mampu mengontrol gerak tangan dan mimik wajahnya. Gerak tangan, mimik wajah dan kata-kata yang diucapkannya sepenuhnya dikendalikan oleh mahluk Jin yang merasukinya.

Jika Jin masuk sepenuh badan , orang yang dirasuki Jin tersebut akan hilang kesadarannya. Ia tidak tahu apa yang diucapkan atau dilakukannya, seluruh tubuhnya sepenuhnya dibawah kontrol mahluk Jin yang memasuki tubuhnya. Ia baru sadar setelah mahluk Jin tersebut keluar dari tubuhnya. Jika ditanya hal yang dilakukan selama kesurupan ia tidak akan bisa menjelaskan, karena ia memang tidak mengetahuinya, saat itu ia berada dalam keadaan tidak sadarkan diri. Dalam keadaan kesurupan biasanya tenaga orang tersebut menjadi berlipat ganda, adakalanya orang tersebut tidak mempan terhadap pukulan dan senjata tajam, seperti bisa kita lihat pada pertunjukan kuda kepang.

Gangguan Jin pada manusia
Kesurupan adalah salah satu kasus gangguan mahluk Jin terhadap manusia. Allah telah menjadikan bumi ini dihuni oleh berbagai mahluk hidup termasuk diantaranya golongan Jin. Dalam kehidupan sehari hari interaksi antara Jin dan manusia tidak bisa dihindari. Dalam Al Qur’an Allah mengingatkan agar kita waspada terhadap golongan Jin ini, karena mereka bisa melihat kita dari tempat yang kita tidak bisa melihat mereka. Rasulullah juga mengingatkan bahwa Jin bisa keluar masuk tubuh manusia melalui jalan darah.
Jin juga seperti manusia terdiri atas berbagai bangsa, suku, golongan dan kelompok. Ada yang baik ada pula yang buruk, ada yang saleh , beriman, bertakwa adapula yang kafir , munafik dan berperilaku buruk. Jin yang saleh dan baik biasanya tidak suka usil mengganggu manusia, namun Jin kafir dan berperilaku buruk sering mengganggu kehidupan manusia. Jin bisa masuk dan melakukan interfensi terhadap kehidupan manusia oleh beberapa sebab antara lain:
1. Pengaruh keturunan
Dimasa lalu mungkin ayah, nenek atau uyut yang bersangkutan pernah bersahabat atau memelihara teman dari golongan Jin. Karena umumnya Jin usianya jauh lebih panjang dari manusia bisa mencapai ratusan tahun, diantara Jin tersebut ada yang masih ingin melanjutkan persahabatannya dengan keturunan orang tersebut. Jin tersebut berusaha memperkenalkan diri pada anak cucu orang yang pernah menjadi sahabatnya. Bagi keluarga yang tidak siap hal ini kadang kala dirasakan sebagai gangguan. Gejalanya terlihat pada anak anak yang kadang kala sering terlihat bermain atau bercakap cakap dengan seseorang yang ujudnya tidak terlihat.
2. Pengaruh benda pusaka
Diantara Jin ada yang mendiami benda pusaka seperti keris, bantu cincin, gelang, atau azimat. Seseorang yang mendapat titipan atau menyimpan benda pusaka tersebut baik disengaja atau tidak disengaja, akan selalu diikuti oleh Jin penunggu benda pusaka tersebut. Jin tersebut akan memberi pengaruh pada perilaku orang yang menyimpan benda pusaka itu. Pengaruhnya bisa positip bisa juga negatip tergantung watak Jin yang menghuni benda pusaka tersebut. Jin yang menghuni pusaka itu bisa saja menjadi pengganggu bagi orang yang menyimpan pusaka tersebut jika ia merasa tidak puas dengan perawatan atau cara penyimpanan pusaka dari orang yang bersangkutan.
3. Tanpa sengaja menggangu kediaman Jin
Umumnya Jin mendiami tempat yang jarang bahkan tidak dihuni oleh manusia, seperti Gurun pasir, lautan, sungai sungai, gua-gua, Rimba belantara, Rumah atau bangunan kosong dan lain sebagainya. Dalam perjalanan didaerah yang tidak berpenghuni tersebut adakalanya manusia memasuki kawasan yang didiami Jin dan melakukan tindakan atau perbuatan yang tidak menyenangkan kelompok Jin tersebut. Misalnya buang air kecil, memotong atau menebang pohon yang dihuni kelompok Jin, berteriak atau berlaku tidak sopan ditengah rimba dan lain sebagainya. Jin yang merasa tidak senang dengan perbuatan orang tersebut akan berusaha menyerang bahkan merasuk kedalam tubuh orang tersebut.
4. Diminta datang dan hadir oleh yang bersangkutan
Jin bisa hadir dan merasuk kedalam jasad seseorang atas permintaan yang bersangkutan. Dengan membaca mantra , atau memanggil nama Jin yang bersangkutan Jin akan datang pada orang tersebut. Jin bisa juga hadir atas permintaan yang tidak disadari. Misalnya seseorang meminta pertolongan , atau bantuan pada penjaga lembah, Gunung, Pohon , arwah leluhur, atau benda tertentu , seruan dan panggilan tersebut akan mengundang kedatangan Jin padanya. Adakalanya Jin tersebut masuk kedalam tubuh orang yang bersangkutan. Kasus ini bisa kita lihat pada permainan kuda kepang.
5. Didatangkan atau dihadirkan oleh pawang atau orang yang ahli
Jin bisa juga dihadirkan merasuk kedalam tubuh seseorang atas perintah dan permintaan dari pawang yang menguasai Jin. Orang yang jiwanya lemah dan labil bisa dimasuki oleh Jin yang disuruh oleh orang lain dengan mudah. Namun orang yang mempunyai kepribadian kuat dan biasa melakukan dzikir serta taat beribadah pada Allah,sangat sulit bahkan tidak bisa dimasuki oleh Jin yang disuruh oleh orang lain tersebut. Jin yang datang atas permintaan pawang ini biasanya mempunyai misi khusus, misalnya untuk membuat kekacauan, menimbulkan rasa sakit (santet, teluh) atau sebaliknya ditugaskan untuk melindungi atau menyembuhkan penyakit orang yang bersangkutan.

Mencegah terjadinya kesurupan
Kesurupan adalah kejadian masuknya mahluk Jin kedalam tubuh manusia baik secara total maupun separuh badan. Pada kasus masuk separuh badan biasanya yang bersangkutan masih sadar dan mengetahui apa yang telah diucapkan atau dilakukannya, hanya saja ia tidak mempunyai kendali atas ucapan dan tindakannya itu. Pada kasus masuk keseluruh tubuh secara total biasanya yang bersangkutan tidak tahu dan menyadari apa yang diucapkan dan diperbuat oleh dirinya. Kasus masuk separuh badan biasanya dilakukan oleh Jin yang bersahabat, dalam rangka menjaga diri atau anak cucu dari manusia yang menjadi sahabatnya. Jin yang bersahabat ini biasanya hanya memberi nasihat, atau saran penyelesaian suatu masalah dan tidak pernah membuat onar.

Kasus kesurupan total biasanya terjadi akibat kemarahan jin yang merasa habitatnya terganggu oleh ulah orang tersebut, atau Jin yang sengaja dikirim oleh pawang, dukun atau para normal dengan niat tertentu. Kesurupan total juga bisa terjadi atas permintaan yang bersangkutan , yang memang meminta kehadiran mahluk ghaib, atau kekuatan benda tertentu didalam dirinya, contohnya pada permainan kuda kepang.
Kasus kesurupan masal yang banyak terjadi pada dewasa ini umumnya terjadi akibat kemarahan Jin yang tidak senang karenanya habitatnya terganggu. Misalnya akibat penebangan pohon atau pembongkaran bangunan tua tempat tinggal mereka selama ini. Tekanan hidup, pelajaran sekolah yang menumpuk , ditambah tayangan film tentang hantu, kuntilanak , dunia lain ditelevisi menyebabkan jiwa anak anak menjadi labil dan sugestif terhadap hal yang berbau mistik. Kondisi ini memudahkan Jin untuk masuk kedalam tubuh orang yang bersangkutan melakukan unjuk rasa, menyatakan ketidak senangannya atas gangguan yang dialami oleh habitatnya.

Untuk menghindari kasus kesurupan paling mudah adalah dengan menghindarkan berbagai hal yang dapat menyebabkan timbulnya kasus kesurupan sebagaimana telah disebutkan diatas . Para pakar kesehatan mengatakan mencegah penyakit lebih baik dan lebih murah biayanya daripada mengobati penyakit. Demikian pula dalam kasus kesurupan, mencegah terjadinya kesurupan lebih baik dari pada mengobati mereka yang sudah terkena kesurupan atau dirasuki Jin. Menyembuhkan atau mengobati orang yang kerasukan Jin apalagi Jin yang sengaja dikirim oleh pawang, dukun atau paranormal untuk mendatangkan penyakit bukanlah hal yang mudah. Dibutuhkan kemauan yang kuat dari yang bersangkutan , keluarga dan ditambah keahlian dan keterampilan orang yang berusaha mengobati kasus tersebut.
Bagi mereka yang belum terlanjur sebaiknya hindari bersahabat dengan mahluk Jin, kita tidak bisa melihat Jin sedang mereka bisa melihat kita, hal ini menyebabkan kita tidak bisa mengetahui hakekat sebenarnya dari Jin yang mengaku sebagai sahabat itu. Bagi yang mendapatkan warisan persahabatan dari nenek moyangnya hati hati dan waspadalah, informasi yang diterima dari golongan Jin jangan diterima secara mutlak dan membabi buta, gunakan akal dan fikiran sehat untuk menelaahnya.

Hindari menyimpan benda pusaka apapun seperti keris, cincin, gelang, azimat, atau benda keramat lainnya. Jin yang ada pada benda pusaka itu akan mempengaruhi diri atau anggota keluarga yang lemah. Jika ada hal yang tidak menyenangkan mereka , Jin tersebut bisa berunjuk rasa dengan memasuki tubuh salah seorang anggota keluarga. Jika dirumah atau pada diri anda ada benda pusaka seperti dimaksud diatas yang didapat dari warisan , diberikan orang atau anda pernah berguru suatu ilmu kanuragan musnahkanlah benda tersebut. Bertakwalah hanya pada Allah, jangan mempersekutukan Allah dengan apapun. Benda tersebut hanya akan membawa mudharat bagi anda dan keluarga anda.

Jika melintas didaerah yang tidak dikenal atau tidak ada penghuninya seperti rimba belantara, gurun pasir, sungai , gua , pantai dan berada ditengah laut, selalu berdzikir dan minta perlindungan pada Allah dari kejahatan mahluk Jin dan syetan yang mungkin datang mengganggu. Berlaku tawadhu, sopan dan jangan ugal ugalan didaerah tersebut, insya Allah selamat dari kejahatan berbagai mahluk yang ada didaerah itu.

Jangan meminta pertolongan kepada apapun selain Allah. Mengharap pertolongan , kekuatan ghaib atau energi dari benda yang ada disekitar kita seperti Gunung, Pohon besar, Matahari, bulan, langit, bumi atau benda lain yang dianggap sebagai Tuhan atau benda keramat , dapat mengundang kehadiran Jin. Orang yang tidak mengerti menyangka kekuatan yang muncul adalah berkah karomah benda atau sesuatu yang dianggap sebagai Tuhan itu. Mereka telah tertipu oleh mahluk Jin yang datang , memenuhi panggilan orang yang bersangkutan.

Memintalah hanya kepada Allah sesuai ikrar yang kita ucapkan minimal 17 kali sehari semalam, Iyyakana’budu wa iyyakanastain (Hanya padaMu kami menyembah dan hanya kepadamu kami minta pertolongan). Orang yang mengikuti latihan Reiki , Attunemet atau pengisian pada latihan tenaga dalam banyak yang mengalami kasus penipuan oleh mahluk Jin. Mereka menyangka mendapat kekuatan dari energi alam seperti Gunung, Pohon dan lain sebagainya, padahal energi itu datang dari golongan Jin.

Hati2lah dengan berbagai pelatihan menyerap energi alam semesta dan pengisian energi yang dilakukkan orang tertentu. Berbagai kekuatan dan keajaiban yang muncul adalah hasil perbuatan mahluk Jin yang merasa diundang dan diminta bantuannya. Kalau anda sudah dirasuki kekuatan Jin yang datang tersebut, membersihkannya bukanlah perkara mudah. Mereka tidak mau pergi dari diri anda, karena mereka merasa bahwa mereka datang atas undangan anda. Maka dibutuhkan kemauan yang kuat dari diri anda untuk membebaskan diri dari pengaruh kekuatan Jin itu, dan perlu dibantu oleh orang yang mampu untuk mengatasi pengaruh Jin itu.

Mengatasi kasus kesurupan
Biasanya jika terjadi kasus kesurupan orang akan sibuk mencari para normal, dukun, atau ustadz yang dianggap mampu, adakalanya mereka bisa mengatasi namun tidak sedikit yang gagal . Bagi orang yang benar benar mampu dan mempunyai kekuatan ilahi mengusir Jin yang mengganggu seseorang bukanlah hal sulit, ia tidak perlu membaca do’a, ayat Qur’an atau mantera yang panjang. Cukup dengan berdialogh menyuruh Jin itu pergi atau dengan memberikan pukulan ringan ditubuh orang yang kesurupan tersebut.

Rasulullah saw pernah menangani kasus orang kesurupan ini sampai beberapa kali satu diantaranya diriwayatkan dari Ummu Abban binti Al Wazi’bin Zarri’ bin Amir Al Abdi dari ayahnya, bahwa kakeknya pernah datang pada Rasulullah saw . Kala itu ia pergi membawa seorangf anaknya atau keponakannya yang gila. Kakek saya menuturkan:”ketika kami sampai dihadapan Rasulullah saw saya berkata, bersama saya ada anak artau keponakan saya yang gila, saya membawa anak tersebut agar tuan berkenan mendo’akannya.” Rasulullah saw bersabda:” Coba bawa anak itu kepadaku”. Lalu saya menghampiri anak itu yang sedang duduk diatas kendaraan. Saya menanggalkan baju safar anak itu dan memakaikan pakaian yang bagus, lalu menuntun tangan anak itu hingga tiba dihadapan Rasulullah saw.

Kemudian beliau berkata:”Tolong dekatkan anak itu kepadaku”. Selanjutnya beliau menarik keras keras baju anak itu dari atas sampai kebawah. Kemudian memukul punggung anak itu , sampai terlihat putihnya kedua ketiak beliau. Beliau berkata:” Keluarlah hai musuh Allah, keluarlah hai musuh Allah!” Kemudian anak itu menghadap beliau dengan tatapan yang sehat , tidak seperti sebelumnya. Rasulullah saw mendudukan anak itu dihadapannya seraya mendo’akan. Lalu beliau mengusap wajah anak itu. Setelah dido’akan oleh Rasulullah saw tidak ada seorangpun yang ikut didalam pombongan itu yang melebihi keutamaan anak itu. (HR Ath-Thabarani)

Imam Ahmad bin Hambal juga pernah menangani kasus orang yang kesurupan Jin. Diriwayatkan pada satu ketika imam Ahmad sedang duduk di masjid. Tiba tiba ia dihampiri oleh salah seorang sahabatnyayang baru datang dari khalifah Al Mutawakkil. Sahabatnya berkata”Dirumah Amirul Mukminin ada seorang budak perempuan yang kerasukan. Amirul Mukminin mengutus saya agar anda memohon kepada Allah untuk kesembuhan budak itu”,

Mendengar penuturan itu Imam Ahmad memberi sahabatnya itu dua sandal kayu seraya berkata:”Pergilah kerumah Amirul mukminin, dan duduklah didekat kepala budak itu. Katakan kepada si jin bahwa imam Ahmad berkata kepada engkau (Jin) , mana yang paling engkau suka keluar dari budak ini atau dipukul dengan sandal ini 70 kali”. Sahabat Imam Ahmad pun bergegas membawa sandal itu kerumah Amirul mukminin, duduk didekat budak wanita itu seraya mengatakan apa yang diperintahkan Imam Ahmad.

Melalui lisan budak itu si Jin berkata:” Aku mendengar dan patuh kepada imam Ahmad. Bahkan sendainya beliau menyuruh aku keluar dari Irak , aku pasti akan keluar. Sesungguhnya beliau itu orang yang taat kepada Allah. Siapapun yang taat pada Allah pasti ditaati segala sesuatu”. Kemudian Jin itupun keluar dari budak wanita tersebut. Budak wanita itupun hidup dengan tenang dan dikaruniai keturunan.

Namun tatkala Imam Ahmad telah wafat, Jin itu kembali memasuki tubuh budak wanita tersebut. Kemudian Khalifah memanggil sahabat Imam Ahmad. Lalu iapun hadir dengan membawa sandal itu, Ia berkata kepada si jin:” Keluarlah engkau, jika tidak aku akan memukul dengan sendal ini!”. Jin itu menjawab:” Aku tidak akan patuh padamu, aku juga tidak akan keluar. Imam Ahmad bin Hambal itu berbeda, beliau benar benar taat pada Allah, beliau menyuruh kami untuk taat pada-Nya”

Demikianlah contoh mengatasi kasus kesurupan dari Rasulullah dan orang saleh seperti Imam Ahmad bin Hambal. Jika orang yang menangani kasus kesurupan tidak sungguh sungguh kuat seperti yang dicontohkan Imam Ahmad tentu proses penyembuhan akan memakan waktu lama dan bertele-tele. Karena itu mencegah kasus kesurupan lebih baik daripada menangani atau menyembuhkan orang yang terkena kesurupan. Salah satu cara untuk mengusir Jin yang mengganggu adalah dengan membacakan ayat Qur’an atau ruqyah pada orang yang mengalami gangguan tersebut. Dewasa ini sudah banyak ruqyah center yang didirikan untuk menangani kasus orang yang mengalami gangguan dari mahluk Jin.

Ada juga orang yang datang kepada paranormal atau dukun untuk mengatasi gangguan jin yang dialaminya. Dalam kasus ini adakalanya yang bersangkutan bisa sembuh namun tidak sedikit yang bertambah parah. Dukun atau paranormal itu berusaha mengusir Jin penganggu dengan memanggil Jin khodam yang dimilikinya. Sehingga terjadi perkelahian antara kelompok Jin. Jika Jin yang dimiliki dukun atau paranormal itu lebih kuat , maka Jin pengganggu itupun akan pergi. Namun Jika Jin yang dibawa paranormal itu lebih lemah , adakalanya ia berbalik jadi ikut perintah Jin pengganggu itu.

Gejala – gejala Gangguan jin pada manusia
Setiap penyakit dapat dikenali dari gejala atau tanda tanda yang muncul, demikian pula penyakit akibat gangguan jin dapat kita kenali dari gejala yang muncul antara lain sebagai berikut dibawah ini.
1. Gejala pada waktu tidur :
-        Susah dan tidak bisa tidur dimalam hari, kecuali setelah lama dan dengan susah payah
-        Susah bangun , dan banyak tidur sehingga tidak bisa melakukan ibadah yang diinginkan
-        Selalu Cemas dan sering terbangun dimalam hari
-        Mimpi buruk melihat sesuatu yang mengancam dan menakutkan , ingin berteriak minta tolong namun tidak bisa
-        Mimpi melihat berbagai binatang seperti ular, kucing, anjing, tikus, onta, kuda, monyet, serigala, harimau dan lain sebagainya.
-        Tertawa, menangis, berteriak, mengomel atau merintih pada saat tidur
-        Mimpi seolah olah jatuh dari tempat yang tinggi
-        Berdiri dan berjalan pada waktu tidur tanpa disadari
-        Mimpi berada dalam lingkungan pemakaman, didalam kuburan, tempat sampah atau jalan dan lingkungan yang seram dan mengerikan.
-        Mimpi melihat orang yang aneh seperti tinggi sekali, pendek sekali, putih sekali atau hitam sekali.
-        Mimpi yang sangat seram dan mengerikan
-        Mimpi bertemu orang yang sama (laki/perempuan) berkali kali dan ingin bertemu dengan orang yang dimimpikan itu
-        Mimpi seakan akan dihimpit benda yang berat dan sulit untuk melepaskan diri dari himpitan tersebut.
-        Mendengkur dengan keras
-        Mimpi melihat atau bertemu keluarga yang sudah meninggal, atau melihat mayat
-        Mimpi berada di masa atau abad yang lampau
-        Mimpi melihat suatu peristiwa dan keesokan harinya mengalami peristiwa persis seperti yang dialami dalam mimpi tersebut.
2. Gejala – gejala Pada waktu terjaga
  • Sering merasa was was dan ketakutan tanpa sebab yang jelas
  • Suka marah –marah dan emosi tidak terkendali
  • Dorongan kuat untuk melakukan perbuatan maksiat
  • Merasa lesu dan malas untuk beribadah
  • Sulit khusu’ dalam mengerjakan sholat, (susah mengingat rakaat yang sudah dikerjakan)
  • Suka menghayal, melamun , menyendiri dan mengurung diri
  • Sering pusing, dan merasa sakit pada kedua mata, telinga, hidung. Gigi, tenggorokan atau lambung tanpa sebab yang jelas.
  • Selalu berpaling dari dzikir mengingat Allah dan memandang remeh kegiatan ibadah sholat dan amal kebaikan lainnya.
  • Pikiran selalu linglung, merasa sedih, jantung berdebar,
  • Sering kesurupan baik separuh badan atau secara total
  • Sering mendengar orang memanggil namanya
  • Merasa ada yang mengikuti, mengejar dan mengancam akan membunuh
  • Merasa ada yang mengajak bicara, mendengar bisikan untuk melakukan sesuatu, membunuh, memperkosa, memukul, meloncat dari tempat yang tinggi, terjun kesungai atau jurang, menabrakan diri ke kereta api atau kendaraan lain.
  • Sering mencium bau –bauan wangi kembang atau dupa, bau anyir atau busuk
  • Melihat benda benda seakan bergerak, berputar, terbalik , miring dan lain sebagainya
  • Melakukan tindakan tindakan aneh tanpa disadari
  • Tiba tiba dapat meramal, membaca fikiran orang lain atau mengetahui apa yang akan terjadi
  • Cemas dan paranoid (takut yang berlebihan)
  • Melihat penampakan mahluk halus atau merasakan keberadaan mahluk halus
  • Rasa sakit disalah satu anggota badan namun setelah diperiksa secara medis tidak ditemukan adanya kelainan atau dokter tidak sanggup mengobati penyakit tersebut.
Gangguan Jin yang parah umumnya yang dikirim oleh orang yang berniat jahat berupa santet, teluh yang menimbulkan penyakit yang sulit disembuhkan secara medis atau ada usaha sekelompok Jin yang ingin menguasai orang tersebut karena sesuatu dan lain hal. Menghilangkan gangguan Jin yang telah mendarah daging pada seseorang bukanlah hal yang mudah. Butuh waktu yang lama , kesabaran keuletan dan ketekunan yang bersangkutan dibantu oleh orang yang memang mampu dan mempunyai kekuatan terhadap golongan Jin.

Mengatasi gangguan Jin dengan mendatangi dukun , paranormal yang menggunakan bantuan Jin untuk mengusir Jin pengganggu kadangkala hanya menambah parah penyakit yang diderita. Jin yang dikalahkan adakalanya malah ikut menghuni jasad penderita gangguan Jin tersebut. Ciri khas paranormal yang menggunakan bantuan Jin umumnya mereka memasang tarif untuk jasa bantuan yang diberikan, karena Jin yang diminta bantuan juga mengajukan syarat atau minta imbal jasa dari orang yang minta bantuannya.

Jin tidak memiliki kekuasaan terhadap orang yang beriman, bertakwa, tawakkal dan ikhlas pada Allah ini dijamin Allah dalam Al Qur’an. Gangguan Jin dalam kekuarga bisa diatas dengan meningkatkan Iman, takwa, tawakal dan ikhlas dengan membaca dan mentadabburi ayat Qur’an boleh juga dilakukan dengan terapi Ruqyah ayat Qur’an yang dibacakan oleh ustadz yang memang sudah menguasai dan memahami seluk beluk rahasia kekuatan Jin.
Bagaimanpun mencegah gangguan Jin lebih baik daripada mengobati kasus gangguan Jin. Hindarkanlah hal yang dapat mendatangkan gangguan Jin pada diri dan keluarga seperti yang telah disebutkan diatas. Bentengi diri dengan Iman , takwa, tawakkal serta ikhlas untuk menahan serangan yang mungkin dilakukan oleh orang yang dengki atau Jin yang iseng. 

Perbanyak ibadah sholat sunah, dzikir mengingat Allah , membaca Qur’an , puasa sunah, mendengar tausiah dan pengajian serta amal kebaikan lainnya untuk meningkatkan Iman dan Takwa pada Allah. Selalu berlindung pada Allah dari kejahatan mahluknya yang terlihat maupun tidak terlihat, bisa juga dengan membiasakan membaca surat Al Ikhlas, Al Falaq, An Nas dan ayat Kursi.Bagi anda yang merasakan adanya gejala gangguan Jin seperti yang disebutkan diatas silahkan coba terapi dengan mentadabburi surat An Nahl ayat 98-100 berikut ini

TERAPI TADABBUR QUR’AN MENGATASI GANGGUAN JIN DAN SYETAN
98- Apabila kamu membaca Al Qur’an, hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk.
99- Sesungguhnya setan ini tidak ada kekuasaannya atas orang-orang yang beriman dan bertawakal kepada Tuhannya.
100- Sesungguhnya kekuasaannya (setan) hanyalah atas orang-orang yang mengambilnya jadi pemimpin dan atas orang-orang yang mempersekutukannya dengan Allah. ( AN NAHL 98-100)

Bacaan tadabbur
Ya Allah telah kau ingatkan kepada kami dalam Qur’anMu yang agung, apabila kami membaca Qur’an agar kami berlindung padaMu dari godaan dan tipudaya syetan yang terkutuk. Sesungguhnya syetan itu tidak mempunyai kekuasaan terhadap orang yang beriman dan bertawakkal padaMu. Syetan hanya berkuasa terhadap orang yang mengambilnya sebagai pemimpin dan menjadikannya sebagai sekutu sekutuMu.

Ya Allah teguhkan Iman dan keyakinan kami padaMu, tolong kami untuk selalu bertawakal dan berserah diri padaMu, lindungi kami dari tipu daya syetan yang menyesatkan. Jangan kau jadikan syetan berkuasa terhadap kami. Ya Allah jadikan syetan berputus asa dari menipu dan menyesatkan kami dari jalanMu yang lurus.

Ya Allah jangan kau jadikan kami termasuk orang mengambil syetan sebagai pemimpin, jangan kau jadikan kami memperturutkan hawa nafsu dan mengikuti bujuk rayu syetan yang mempedaya. Jangan Kau jadikan kami sebagai budak-budak syetan yang hina. Jangan Kau jadikan kami termasuk orang yang mempersekukutkanMu dengan sesuatu. Engkaulah pemimpin kami , Engkaulah pelindung kami, hanya Engkaulah yang kami sembah. Teguhkan iman dan keyakinan kami padaMu ya Allah , bimbing kami menempuh jalanMu yang lurus , perkenankanlah permohonan kami ini ya Allah

Ada baiknya anda hafalkan ayat tersebut diatas dan sering dibaca dalam sholat, disamping surat Al Ikhlas, Al Falaq dan An Nas insya Allah anda terpelihara dari kejahatan syetan dan jin yang suka mengganggu manusia atau kejahatan syetan dan Jin yang dikirim oleh orang yang dengki pada anda (santet atau sihir)

Minggu, 14 April 2013

MEMBEDAKAN CIRI-CIRI FISIK SEORANG PERAWAN



” MEMBEDAKAN CIRI-CIRI FISIK SEORANG PERAWAN “
Mei 20, 2010

http://superpriyo.wordpress.com/2010/05/20/perawan/
Memilih pasangan hidup dalam membina keluarga sakinah wa rahmah memang bukanlah hal yang mudah. tentunya selain ketaqwaan, nasab (garis keturunan), kecantikan serta keperawanan seorang gadis sangat dianjurkan dan menentukan dalam memilih pasangan. Mungkin anda penasaran gimana sih cara ngetahui pasangan kita itu masih perawan atau nga?
… silahkan anda baca postingan ini sampai selesai semoga bermanfaat. menurut beberapa sumber keperawanan itu bisa diketahui dari beberapa bagian tubuh wanita diantaranya adalah sebagai berikut:
DAHI
Gadis yang masih perawan, dahinya licin. Bila selalu senggama licinnya hilang, justru yang timbul kedutan (garis2) yang kadang nampak kadang tidak ketika ngobrol. Kedutan karena sudah tidak suci, tidak sama dengan kedutan wajah yang dimakan usia. Kedutan suci yang telah hilang, tidak begitu ketara dan tidak begitu nampak, kecuali ketika muka menunjukkan reaksi tertentu seperti sedang ketawa dan bicara, sementara kedutan karena dimakan usia senantiasa nampak dan kekal. Jangan dihilangkan dengan sembarang minyak, walaupun di zaman sekarang ada bermacam2 minyak.
Tetapi kedutan karena hilangnya keperawanan tidak mudah dihilangkan. Untuk memudahkan melihat gadis yang masih suci atau tidak. Coba perhatikan dahi gadis yang sudah bersuami dengan yang belum. Perhatikan betul2 niscaya nampak kelainannya. Gadis yang sudah tidak perawan terdapat beberapa kedutan garis2 timbul dan melekuk didahi gadis itu. Perhatikan betul2 sebab garis2 itu tidak begitu nampak (terang).
HIDUNG
Gadis yang masih perawan atau tubuhnya belum disentuh oleh lelaki, ujung hidungnya berwarna kemerah-merahan, jika disentuh ujung hidungnya nampak merah. Gadis yang tidak suci ujung hidungnya merah tetapi merah pucat, terkadang warna merah tidak nampak, yang nampak hanyalah pucat, tak percaya coba liat ujung hidung anak perempuan, merahkan..? Bagi lelaki yang suka merusak keperawanan wanita, hidungnya berbelang, oleh karena itu disebut lelaki hidung belang.
MATA
dari mana datangnya cinta, dari mata turun ke hati…..
Kita menggunakan mata untuk memandang dan melihat seseorang, cantikkah, bugarkah, luweskah, dsb. Terkadang kita memandang wanita cantik dibagian luar saja, tapi bagian dalamnya sudah habis, untuk mengetahui wanita itu masih suci atau tidak coba tengoklah matanya. Bila bagian bawah kelopak terlipat sedikit dan terdapat tanda lebam (tanda memar) berarti gadis itu sudah tidak perawan lagi, mungkin sudah bersuami. lebam yang menunjukkan tidak perawan nampak semacam garis2 hitam di bawah kelopak mata disampĂ™‰ng warna hitam dibawah kelopak mata sedikit kelihatan berkeriput (berkedut). Gadis yang masih perawan matanya berseri2, tidak ada warna hitam, lebam maupun garis2. Apabila gadis itu tertawa di bawah kelopak matanya tidak terdapat apapun, seperti kedut (berkeriput) , bergaris dll.(yg dimaksud lebamnya mata bukan karena kurang tidur loh)
PUNGGUNG
Punggung gadis berubah melalui 2 proses:
1. Punggung gadis menjadi besar karena proses hormon.
2. Punggung gadis menjadi besar karena laki – laki.
Punggung yang sudah kena sentuhan lelaki akan menjadi besar, lebih2 yang sudah berhubungan badan. Punggung gadis yang masih perawan walaupun gemuk ia masih kelihatan cantik, sebab masih kental dan tegang serta tidak lesu dan jatuh. Cobalah perhatikan pinggang gadis, kalau pinggangnya masih ramping dan punggung tidak besar, tidak montok dan kenyal pada punggungnya. Kalau berjalan punggungnya tidak goyah sebab dagingnya masih solid dan tidak lembut kalau dipegang, artinya dia masih perawan. Bagi yang pernah melakukan hubungan badan, punggungnya memang berisi dan besar tetapi tidak kental, punggungnya nampak jatuh, lebih2 disaat ia berjalan, goyangannya tidak melantun.
Kenapa punggung gadis yang pernah melakukan hubungan badan bisa jatuh? Disaat melakukan hubungan badan lebih kurang 90% hormon yang ada di bagian punggung akan tertumpu kebagian kemaluan, sebab di masa kepuncak (organsme), punggung gadis menjadi tegang.
Apabila sudah selesai berhubungan badan punggung yang tegang akan mengendur semula dan ini menyebabkan punggung menjadi kendur dan jatuh. Lebih kerap gadis itu melakukan hubungan badan, punggung akan semakin jatuh dan lesu.
TELINGA
Telinga termasuk salah satu panca indra yang bisa digunakan untuk mengetahui apakah gadis itu masih perawan atau tidak. Di negeri china telinga sebagai peramal untuk mengetahui penyakit didalam tubuh seseorang. Gadis yang tidak pernah disentuh oleh laki2, telinganya cantik dan nampak bersih, kalau gadis itu pernah disetubuhi atau telinganya pernah digigit atau dicium dan disentuh, secara otomatik bentuk telinga gadis itu akan berubah menjadi lebih leper sedikit dan tidak lagi kemerah-merahan dan menjadi pucat. Bagi gadis yang masih perawan tapi pernah kena sentuh lelaki, pucatnya tidaklah kentara.
BUAH DADA (payudara)
Peranan buah dada memang banyak, bukan sekedar menggoda nafsu lelaki saja, tapi buah dada sebagai bukti kalau gadis itu pernah disentuh atau tidak. Buah dada gadis yang belum pernah kena sentuh, senantiasa tegang. Tetapi kalau sudah kena sentuhan, buah dada itu tegangnya berkurang dan membesar sedikit dari pada ukuran asalnya, lebih kerap disentuh, lebih kendur. Perhatikan gadis disaat berjalan atau berlari, bergerak2 dan melambai jatuh (ke bawah) dan berbuai sekali berarti ketegangan sudah hilang. Kalau belum kena sentuhan, walaupun buah dada berbuai disaat berlari tetapi buaiannya tidak terlalu melambai2 berarti ketegangan masih ada.
Puting buah dada yang pernah kena sentuhan menjadi panjang dan terjojol (keluar) sedikit dari tempat persembunyiannya. Buah dada yang selalu kena remas akan menjadi lebih besar, dan jangan menuduh gadis yang berbuah dada besar berarti dadanya sering remas. Sebab, buah dada yang besar kena remas dan yang besar karna alami memang berbeda.
Buah dada yang kena remas menjadi besar tetapi tidak tegang. Sementara buah dada yang besar karna alami senantiasa tegang dan disaat berjalan tidak bergoyang, kalau yang kena remas bergoyang terbuai-buai seperti telinga gajah, berbuai kekiri, kekanan, keatas, kebawah terkadang melambung2 ketika gadis itu berjalan atau berlari.
Mengapa buah dada bila kena sentuhan bisa jatuh dan apa hubungan telapak tangan dengan otot buah dada? Di kala buah dada itu dipegang atau diremas2 gadis merasa gairah, disaat bergairah hormon2 akan mengisi ruang buah dada sehingga menjadi tegang. Setelah bergairah buah dada yang tegang lalu mengendur yang membuat ototnya mengendur pula. Buah dada yang kena hisap putingnya menjadi lebam, yang belum kena hisap putingnya berwarna merah jambu. Sekiranya gadis itu tidak perawan, buah dadanya jatuh terjuntai seperti buah pepaya yang terjuntai di pohon. Pada buah dada memang mengandung seribu tanda tanya, termasuk mengetahui wanita yang sudah punya anak atau belum. Perhatikan putingnya kalau tegangnya menghala ke atas yaitu mendangak ke atas berarti wanita itu sudah pernah melahirkan, kalau putingnya senantiasa terjojol keluar dan mendangak ke atas berarti wanita itu sudah pernah melakukan hubungan badan, tetapi belum pernah beranak. Namun payudara sering kali dianggap sebagai simbol seks, sebagian besar wanita dan lelaki sangat menyukai buah dada disaat melakukan hubungan sexsual, karena mereka dapat mencapai organsme (kenikmatan) hanya karena rangsangan buah dada.
Seorang gadis jika telah dewasa, kecil kemungkinan ukuran payudaranya berubah, kecuali bila berat badannya bertambah. Pembengkakan payudara karena kehamilan, menyusui atau pengaruh pil kontrasepsi adalah bersifat kondisional. Postur tubuh yang baik akan membentuk payudara nampak lebih besar. Coba tanyakan, apakah ia senang payudaranya disentuh atau tidak? Sebagian besar wanita memiliki puting payudara yang sangat sensitif sebagian lainnya tidak, mereka mungkin ingin payudaranya disentuh atau mungkin tidak. Tetapi umumnya wanita menyukai sentuhan lembut dan ciuman pada payudara dan juga pada puting payudara. Payudara dan putingnya akan mengeras apabila dirangsang. Begitulah tanda2 yang paling jelas bila ia terangsang, meskipun tidak semuanya demikian. Tanda2 lainnya adalah lubrikasi (pelendiran) pada liang vagina, kemerah-merahan di dada dan meningkatkan kecepatan denyut jantung dan pernafasan.
GARIS TELAPAK TANGAN
Gadis yang berkulit tebal dan kasar, coba perhatikan kedua telapak tangannya, jikalau retak (peca urat, urat2 yg mrupai retak), bukan karena mungkin di sebabkan tidak tahan bahan pencuci yang mengandung kimia, berati gadis itu sudah hilang keperawanannya. Gadis yang masih perawan, kedua telapak tangannya halus dan licin. Jika keperawanannya telah hilang, kedua telapak tangannya ketika di tekan warnannya pucat tidak merah, jika di pecet langsung menanjal balik. Satu cara lagi, coba perhatikan telapak tangan kanan, jika ada garis putus2 bagian tengah berarti keperawanannya telah hilang, bila tidak terputus2 berarti ada harapan keperawanannya belum hilang. setelah melihat telapak tangan yang kanan, coba gemgam ibu jari tangannya sebentar saja kira2 satu menit, bila disaat megemgam terasa hangat dan ibu jarinya merah ketika dilepaskan, berarti ada harapan masih perawan. Perhatikan pula ibu jarinya, bila nampak pucat sekali walaupun ada rasa hangat berarti kemungkinan besar keperawanannya sudah terbang.
Coba pegang erat jari kelingkingnya, kira2 satu menit, lalu lepaskan, tanyalah bagaimana rasanya ketika dipegang erat dan dilepaskan ? Kalau ia menjawab tak ada rasa, mintalah maaf banyak2, kemungkinan ia tidak perawan lagi. Tapi kalau ia menjawab ada rasa rangsangan, jantungnya berdebar2 atau ada rasa sakit seperti berdenyut2. Alhamdulillah nampaknya masih perawan.
JARI TELAPAK TANGAN
Dengan jari2lah lelaki suka memegang dan menggoda perempuan, begitu pula halnya jari2 perempuan, jari2 adalah kawasan yang paling mendasar untuk mengetahui gadis yang perawan atau tidak. Caranya cukup mudah, terlebih dahulu berjabat tangan, selama berjabat tangan remas2lah tangannya, kalau laki2 bukan mahramnya boleh memegang tangan seorang gadis, itu menunjukkan dara kecil dibagian tangannya sudah ternodai. Apabila tangan dan jari2 gadis itu boleh di remas2 berarti peluang untuk memegang tempat2 yang lain terbuka lebar. Coba jari2 gadis itu di belai2 dan di remas2 dengan lembut, bagaimana perasaan gadis itu?
Sentuhan lelaki dijarinya memang membawa satu rasa yang ni’mat dan birahi yang tersendiri. Sentuhan tangan sentuhan ajaib, dari tanganlah akan menjalar ke zona2 yang lain. Sentuhan tangan memang sahdu, kalau tidak percaya cobalah betapa bahagianya berjalan sambil bergandengan tangan. Bila anda ingin mengetahui gadis itu terbiasa di sentuh atau tidak, Coba ulurkan tangan dan bersalaman dengannya, selama bersalaman genggamlah tangannya dengan lembut dan coba sentuh jari kelingking gadis itu. Ketika menyentuh jari kelingkingnya tengoklah wajah gadis itu, apakah dia nampak gelisah dan resah serta terperayuh?, kalau dia terkejut dan terperayuh berarti besar kemungkinan dia masih perawan, kalaupun dia pernah berasmara, mungkin belum sampai tersondol. Jika disaat jari kelingkingnya disentuh dia nampak rilex saja, dan tak mau bicara, besar kemungkinan keperawanannya sudah lenyap.
PERUT
Peribahasa mengatakan biar pecah di perut jangan pecah di mulut, begitulah kata peribahasa, tapi tubuh wanita bukanlah peribahasa. Kalau pecah perawannya, pasti pecah perut. Bila gadis pernah melakukan hubungan badan, maka perutnya akan menjadi mengembang dan menjadi buncit sedikit. Oleh karena gadis yang belum pernah melakukan hubungan badan pinggangnya masih ramping dan perutnya masih kempis. Mengapa perut menjadi buncit sedikit? Di saat gadis itu melakukan hubungan badan sudah barang tentu gadis itu sampai ke puncak (organsme), di saat sampai ke puncak gadis itu tidak tahan dan menahan dibagian perut. Otot2 bagian perut menahan ke puncak dengan daya tahan yang sangat tinggi dan kuat. Ketika itulah perut itu mengembang dan setelah melakukan hubungan badan perutpun membuncit. Satu lagi tanda di perut, kalau gadis itu sudah pernah melakukan hubungan badan, ada garis panjang dari bawah buah dada sampai ke perut dan dari pusar sampai kekemaluan. Garis ini tidak terjadi pada semua gadis, tetapi kalau ada gadis yang memeliki garis ini artinya ia tidak perawan lagi. Ada sebagian gadis yang sudah pernah melakukan hubungan badan hanya memiliki garis dari bagian bawah pusar sampai kekemaluan. Kalau gadis itu sudah hamil, garis itu akan terbagi dua, coba lihat perut wanita yang hamil, mesti ada garis2 retak yang melintang di perutnya. Gadis yang masih perawan pada umumnya perutnya masih lembut. Bagi yang sudah pernah berhubungan badan, kulit perutnya agak kasar sedikit. Ada juga yang menjadi keras sebab hormon2 dan lemak mewujudkan gumpalan dibagian bawah dinding perut.
RAMBUT
Rambut merupakan mahkota wanita tetapi juga berperan menentukan gadis itu masih perawan atau tidak. Gadis yang masih perawan, rambutnya memang rapi, kelihatan segar dan tidak kasar, sementara gadis yang sudah hilang keperawanannya, rambutnya kelihatan tidak bergairah. Di zaman nenek moyang kita dulu, mungkin masih ada yang diamalkan sampai saat ini. Ketika seorang gadis hendak dinikahkan, ahli penghias pengantin terlebih dahulu memotong rambut didahi, ditekuk dan disebelah belakang telinga kiri dan kanan. Rambut2 inilah yang oleh mereka disebut rambut perawan. Dengan menggunting rambut2 ini, mereka mengetahui apakah gadis itu masih perawan atau tidak. Anda ingin membuktikannya coba sediakan satu buah kelapa muda yang sudah dilobangi dan airnya tidak dibuang lalu masukkan potongan rambut tersebut. Jika rambut2 itu terapung dipermukaan air kelapa artinya gadis itu masih perawan. Jika semua rambut itu tenggelam artinya gadis itu sudah tidak perawan. satu lagi caranya, pada saat ditiup angin rambut gadis itu mengembang lembut dan kembali ketempat asalnya. Alhamdulillah nampaknya ada harapan keperawanannya masih ada.
BIBIR
Percaya atau tidak bahwa bibir gadis yang pernah dicium lebih menarik dan cantik. Apabila bibir bertemu bibir, maka akan membuat pergerakan darah akan mengalir kebibir dan membentuk bibir yang baru. Lebih kerap dicium, lebih cantik pula bibirnya. Tapi ada juga gadis yang mempunyai bibir mulut yang cantik walaupun tidak pernah dicium. Gadis yang belum pernah dicium bibirnya kelihatan berwarna merah jambu dan tidak ada garis lembam (bengkak) atau hitam di sekitar bibirnya. Bibir gadis yang tidak pernah dicium tidak tampak pucat dan bibirnya licin dan basah. Bibir yang pernah kena cium akan nampak lembam walaupun hanya satu kali saja, dan dapat merubah bibirnya juga terdapat garis-garis kasar yang memperindah bentuk bibir seperti irisan jeruk. Bila gadis itu tidak perawan lagi, bagian tengah bibirnya nampak retak, seakan-akan terbagi dua, retaknya tidak begitu jelas, akan tetapi nampak kalau diperhatikan betul-betul. Ada pula yang mengatakan gadis tidak perawan ketika ia tertawa bibirnya nampak lebih lebih besar dari pada tidak tertawa dan bibir bawah tampak keluar dari pada bibir yang atas.
Keterangan:
(bibir yang kering walaupun diusap (disolek) dengan gincu, bibir tetap kering. Cara membasahi bibir untuk menutup prasangka bahwa ia tidak perawan lagi, oleskan minyak kelapa pada bibirnya tiap pagi, biarkan minyak kelapa meresap dalam bibir selama setengah jam. Insya Allah bibir gadis itu kelihatan berminyak dan tidak lembam. Bibir yang sudah lembam jangan diolesi minyak kelapa.
KEMALUAN
Ini Tentunya hanya diketahui setelah menikah. Permukaan gadis yang pernah melakukan hubungan badan, terkesan lembam (memar), pintu kemaluan tidak tertutup rapat, agak renggang sedikit. Kalau gadis yang masih perawan, kemaluannya senantiasa tertutup rapat. Sebenarnya selaput darah bisa dilihat langsung kedalam kemaluan gadis. Bila kemaluan masih ciut berarti gadis itu masih perawan. Kalau lobang itu terbuka sedikit berarti gadis itu sudah tidak perawan lagi. Coba perhatikan warna kemaluan gadis, kalo permukaannya pintu kemaluannya berwarna ungu, kemerah-merahan berarti dia masih perawan, akan tetapi kalau warna merah sudah pudar malah menjadi pucat, berarti dia sudah tidak perawan lagi.satu lagi, biasanya disaat malam pertama, lelaki biasanya agak susah memasukkan penis nya kedalam vagina gadis. Pertama kali melakukan hubungan badan dengan seorang gadis yang baru pecah selaput darahnya memang tidak memuaskan, karena gadis itu tidak nyaman dengan darah yang keluar pada malam pertama (kebiasaannya) dan rasa perih pada kemaluannya. Sehingga ia tidak akan mau berlama-lama. Untuk mengetahui selapaut dara yang pecah, coba kosentrasikan mata anda kedahi istri anda, kalau dia berkerut artinya dia menahan sakit, tetapi kalau dia berpura-pura, berarti sebaliknya.
LEHER
Leher juga menjadi salah satu tempat yang dapat menunjukkan gadis itu masih perawan atau tidak. Bila leher perempuan itu nampak berkedut-kedut, artinya perempuan itu pernah disentuh laki-laki. Garis kedutnya bukan seperti garis kedutan karena tua, garisnya kecil-kecil, pendek-pendek dan putus-putus, bukan garis yang panjang. Kalau ingin melihat dengan jelas tunggulah gadis itu menundukkan kepalanya. Lihatlah dengan cepat dan cermat.!. bila gadis itu sering sering diusung lelaki, maka lehernya terdapat tanda-tanda hitam kecil dilobang romanya dan warna lembab kecil seperti bintik-bintik. Adakalanya lobang bulu roma tampak jelas dileher, ini juga berarti gadis itu sering disentuh. Kalau gadis itu berleher panjang (jenjang), coba perhatikan dibagian lehernya, jika terdapat garis-garis urat yang bersilang artinya gadis itu masih perawan. Jika terdapat garis-garis yang melintang, bukannya urat yang melintang, ini berarti perempuan itu sudah beranak (pernah melahirkan).
PIPI
Wanita yang tidak suci lagi wajahnya tidak berseri-seri, pipi gadis yang masih suci senantiasa menggairahkan dan merah segar. Kalau pipi gadis yang pernah dicium warna kemerah-merahan akan hilang. Kalau pipi itu merah karena dicium ayah atau saudara sekandung maka tidak membahayakan terhadap keperawanan gadis tersebut. Coba perhatikan betul-betul pipi gadis yang tidak perawan lagi terdapat garis melintang yang tidak begitu jelas/tampak. Walau bagaimanapun pipi gadis yang pernah kena cium masih tetap cantik, akan tetapi kalau sudah biasa dicium/disentuh laki-laki, lesung pipinya kurang dalam dan terdapat satu garis disebelah lekuk lesung pipinya. Gadis yang masih perawan, bila berbicara disekitar pipi kanannya maupun kiri cepat berkeringat, dan keringat ini akan keluar walaupun ditempat yang sejuk. Keringat yang dimaksud mungkin tidak nanpak kecuali dilap dengan tissue. Coba perhatikan bagian tepi telinga seorang gadis. Dibagian itu terdapat anak rambut yang halus dan lembut. Apa bila gadis itu tidak perawan lagi, anak rambut itu tidak akan gugur, tetapi masih tetap ada, namun menjadi keras bahkan kasar. Apabila ditiup angin anak rambut itu nampak begitu kasarnya dan disisi pipi kelihatan agak gelap walaupun gadis itu berkulit hitam manis.