Sabtu, 31 Oktober 2009

Prinsip Pareto

Prinsip Pareto
Written by Administrator
Friday, 17 July 2009 09:48

Prinsip Pareto dipopulerkan oleh Joseph Moses Juran, seorang pemikir dan konsultan manajemen dari Amerika. Prinsip ini disebut juga dengan aturan 80-20 (80-20 rule). Juran menamainya prinsip Pareto, sebagai penghargaan kepada ahli ekonomi Italia yang menemukan prinsip ini, dimana 80% dari tanah di Italia dikuasai oleh 20% orang di Italia.

Prinsip ini berlaku hampir untuk semua bidang. Dalam bidang usaha misalnya, bahwa 80% usaha yang ada di Indonesia dan dunia dikuasai oleh 20% pengusaha. Dalam bidang komputer, program akan bekerja dengan baik apabila 20% bug penting diperbaiki.

Dalam bidang manajemen mutu, 80% dari permasalahan mutu yang timbul diakibatkan oleh 20% penyebab. Nah, tantangannya adalah bagaimana mengidentifikasi 20% penyebab tersebut. Inilah hal yang paling penting, karena mengidentifikasi masalah dengan benar berarti bahwa setengah dari permasalahan sudah terpecahkan.

Untuk mengidentifikasi yang penting ini (vital few), maka digunakanlah pareto chart, dengan langkah-langakah sebagai berikut:

1. Tentukan kategori dan unit untuk membandingkan data seperti frekuensi, biaya atau waktu.
2. Jumlahkan data pada setiap kategori, lalu jumlahkan secara keseluruhan.
3. Susunlah kategori dari yang paling banyak hingga yang paling kecil (sedikit)
4. Tentukan persentasi kumulatif dari setiap kategori (yaitu jumlah dari setiap kategori ditambah dengan semua kategori yang mendahului, dibagi dengan grand total dikalikan dengan 100).
5. Gambar dan beri label pada sumbu vertikal sebelah kiri dengan unit data, seperti frekuensi, biaya atau waktu.
6. Gambar sumbu horizontal dan beri nama kategori, urutkan setiap kategori dari kiri ke kanan.
7. Gambarkan sumbu vertikal kanan dan beri nama persen dari 0 hingga 100.
8. Gambarkan diagram batang dari kategori yang paling banyak ke yang paling sedikit.
9. Gambar diagram garis dari pojok kiri bawah ke kanan atas mengikuti persentasi kumulatif.
10. Analisa chart anda. Biasanya 20% dari kategori menghasilkan 80% dari persentasi kumulatif. Inilah yang disebut dengan vital view

Untuk informasi lebih lanjut, silahka klik di sini.

Selamat mencoba !

Manuntun for Indonesia Quality Links

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar